Home / Doa Minta Jodoh Mustajab

Kumpulan Doa Minta Jodoh

Doa Minta Jodoh Agar Didekatkan
Di dalam ajaran Islam, doa adalah senjata utama bagi seorang muslim untuk meminta kepada Allah Yang MAHA KUASA. Dengan memanjatkan doa adalah bentuk dari kepasrahan seorang muslimin didalam menjalankan takdir dan semua urusan di dunia yang fana ini, juga termasuk dalam jodoh atau perjodohan.
Dalam Islam dinyatakan jodoh, kematian, dan rejeki adalah rahasia dan ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas diri setiap manusia sebagai hamba.
Akan tetapi, sebagai ikhtiar dan usaha, permohonan untuk diberikan jodoh dan keturunan yang baik adalah diperbolehkan, dengan cara amalan serta doa yang tidak menyimpang dari ajaran agama islam.

Doa Minta Jodoh Dalam Al Quran

Surat Al Furqan Ayat 74

Sebagai mahluk ciptaan Allah SWT, manusia bisa memanjat doa minta jodoh yang baik kepada Allah. Dalam Al Quran surat Al Furqan ayat 74 Allah SWT berfirman mengenai doa didekatkan jodoh yang soleh dan salihah.
Arab: وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
Latin: wallażīna yaqụlụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a'yuniw waj'alnā lil-muttaqīna imāmā
Artinya: Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkan lah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.

Surat Al Anbiya Ayat 89

Selain itu, doa minta jodoh yang lain juga terdapat dalam Al Quran surat Al Anbiya ayat 89. Dikisahkan dalam surat tersebut, Zakaria yang telah hidup puluhan tahun lamanya tak kunjung diberikan keturunan. Ia juga meminta agar tak hidup seorang diri.
Arab: وَزَكَرِيَّآ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ ۚ Latin: wa zakariyyā iż nādā rabbahụ rabbi lā tażarnī fardaw wa anta khairul-wāriṡīn
Artinya: Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.

Doa Minta Jodoh untuk Wanita

Selain doa yang diajarkan dalam Al-Quran seperti di atas, bacaan doa berikut juga bisa dibaca oleh muslimah untuk minta diberikan calon suami yang baik oleh Allah SWT.
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ زَوْجًا طَيِّبًا وَيَكُوْنُ صَاحِبًا لِى فِى الدِّيْنِ وَالدُنْيَا وَالْأَخِرَة
“Robbi hablii milladunka zaujan thoyyiban, wayakuuna shoohiban, lii fiddiini waddunyaa wal aakhiroh.”
Artinya: “Ya Rob, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.”

Doa Minta Jodoh untuk Laki-laki

Adapun doa yang bisa dipanjatkan laki-laki muslim untuk meminta calon istri yang baik adalah sebagai berikut: رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ زَوْجَةً طَيِّبَةً أَخْطُبُهَا وَأَتَزَوَّجُ بِهَا وَتَكُوْنُ صَاحِبَةً لِى فِى الدِّيْنِ وَالدُنْيَا وَالْأَخِرَةِ
"Robbi hablii milladunka zaujatan thoyyibah akhtubuhaa wa atazawwaju biha watakunu shoohibatan lii fiddiini waddunyaa wal aakhiroh."
Artinya: "Ya Robb, berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.”

Amalan Agar Didekatkan Jodoh

Selain memanjatkan doa dapat jodoh, kamu juga perlu melakukan beberapa amalan yang bisa mempercepat datangnya jodoh. Jadi, jangan sampai kamu hanya berdoa tapi nggak melakukan apa-apa, ya. Lantas, apa saja amalan yang dapat mempercepat datangnya jodoh?

Doa Minta Jodoh Yang Dipanjatkan Para Nabi

Doa meminta jodoh pun dipanjatkan para nabi. Mereka berharap diberikan pasangan hidup dan keturunan untuk meneruskan risalahnya. Berikut ragam doa meminta jodoh dari para nabi dalam Alquran yang bisa diamalkan agar bisa segera mendapatkan pasangan hidup.

DOA Nabi MUSA A.S

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
“Rabbi, inni lima anzalta ilayya min khairin faqir.”
Artinya: “Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang engkau turunkan kepadaku.” (QS. Surat Al-Qashas: 24)
Doa ini dibaca Nabi Musa AS saat keluar dari Mesir, kemudian mengungsi ke Madyan. Dalam perjalanan Nabi Musa AS kelelahan dan bersandar di pohon besar. Saat sedang beristirahat, ada dua gadis yang sedang berupaya mengangkat batu besar yang menutupi lubang sumur dengan maksud untuk memberi minum kambing gembalaannya.
Melihat kejadian itu, Nabi Musa AS bangun dan membantu dua gadis itu dengan mengangkat batu besar. Seketika itu, mengucur 12 sumber mata air, dan semua suku yang mengantre di sana termasuk dua gadis tersebut tak lagi mengantre untuk mendapatkan air.
Setelah mengangkat batu besar tersebut Nabi Musa AS berteduh di bawah sebuah pohon besar dan kemudian berdoa kepada Allah SWT. Selang beberapa saat setelah Nabi Musa AS membaca doa tersebut, kemudian beliau di datangi kedua gadis yang mengantre air beberapa waktu lalu.
Ternyata kedua gadis tersebut ialah kakak adik putri dari Nabi Syuaib AS. Dan Nabi Musa AS diundang untuk makan malam sebagai ungkapan rasa terima kasih. Setelah melalui proses yang panjang, Nabi Syuaib AS meminta Nabi Musa AS memilih antara kedua anak gadisnya yang kecil atau yang besar.
Nabi Musa AS kemudian memilih yang kecil di antara kedua kakak beradik anak dari Nabi Syuaib AS.

PENUTUP

Akhir kata penulis ingin menyampaikan bahwa yang terpenting adalah berserah diri dan Ber Husnudzon terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'Ala yang Maha Penyayang dan Maha Membolak Balikan hati, apapun bisa terjadi atas kuasa dan kehendaknya.
Allah Subhanahu Wa Ta'Ala Zat Maha Baik yang sangat menyayangi Makhluk Ciptaannya, dan yakinlah bahwa Allah akan menjadikan sesuatunya lebih baik untuk anda dan masa depan anda.
5 Paranormal Paling Sakti di Indonesia